Subulussalam | Atjeh Terkini.id -Masyarakat di sembilan desa dalam Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam keluhkan jaringan sinyal telephone dan internet yang sulit didapatkan, sehingga menghambat akses informasi dan komunikasi masyarakat setempat.
Sembilan desa tersebut masing-masing desa Oboh, Lae Mate, Mandilam, Tualang, Suak Jampak, Guruguh, Kuala Kepeng Lama, Sibuasen dan desa Tanah Tumbuh.
Anhar warga Rundeng mengatakan, masalah sulitnya jaringan itu sudah dialami masyarakat sejak lama, akibatnya kebutuhan informasi telekomunikasi telepon dan internet ketika menghubungi kerabat maupun bisnis terhambat. Hanya lokasi tertentu mendapat signal force lite 4G/5G.
“Sudah lama jaringan atau sinyal HP dan Internet sulit didapatkan, begitu juga di desa lainnya yang tetangga dengan saya,” ujarnya, kamis (27/03/25).
“Akibatnya, kita kesulitan untuk berkomunikasi dengan kerabat, sanak saudara dan lainnya. Begitu juga dengan informasi yang sulit didapati,” sambung Anhar
Pihaknya berharap kepada instansi terkait untuk dapat membuat tambahan Tower BTS (Base Transceiver Station) di daerah setempat sehingga dapat mengatasi kesulitan masyarakat selama ini.
“Karena kebutuhan akses internet ini sangat penting bagi kita semua khususnya pengguna seluler, maka kita berharap untuk dibangun tower BTS di sini agar akses informasi masyarakat tidak terganggu dan lancar,” harap Anhar
Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan mengingat kebutuhan informasi saat ini sangat dibutuhkan oleh setiap warga, apalagi sebagian besar masyarakat telah memiliki handphone sebagai sarana komunikasi antar sesama.
“Kalau kita lihat saat ini sudah rata-rata memiliki HP, oleh karena itu tentunya sangat diperlukan jaringan yang bagus dan tidak seperti yang kita alami sekarang” pungkasnya. (Jc)