Aceh Barat | Atjeh Terkini.id – Mobil jenis Daihatsu Alya nopol BL 1527 EB milik Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Indonesia (YLBH-KI) Aceh Barat T.M Kurniawan, S.H., dibakar orang tak dikenal (OTK).
Insiden tersebut sekira menjelang subuh pukul 03.30 WIB, saat mobil terparkir di kediamannya yang beralamat di Jl. Bungong Jaroe, Desa Seuneubok Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.
Pelaku juga meninggalkan pesan melalui sehelai kain dengan tulisan “Warning”. Namun, mobil tidak hangus terbakar, hanya beberapa bagian saja.
“Kurang lebih pukul 03.30 WIB, ada yang mengetok pintu dan berteriak memberitahukan kami bahwa mobil terbakar,” ungkap TM Kurniawan yang juga anggota Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) kepada Aceh Terkini.id, Jumat (4/4/25).
Saat membuka pintu lanjut dia, ada dua orang pemuda yang memberitahukan mengenai kejadian itu. Kendaraan roda empat miliknya telah terbakar dibagian belakang.
“Setelah kami cek, ternyata ada satu lembar kain baju hitam garis-garis putih bertuliskan kata “Warning” berbau bensin dibawah bagian mobil yang terbakar, dan dugaan kami baju tersebut itu digunakan sebagai alat membakar mobil,” ucapnya.
Beruntung kata dia, saat kejadian tersebut kobaran api belum membesar dan baru sempat membakar dibagian belakang mobil, sehingga api dapat dipadamkan dan kendaraan dapat terselamatkan.
“Saat kami terbangun dan membuka pintu rumah, beruntungnya api yang menyala belum membesar dan api masih bisa dipadamkan serta kendaraan masih bisa diselamatkan,” katanya.
Lebih lanjut di katakan, seandainya pada waktu kejadian tidak ada yang membangunkan kami dan kami tidak tau bahwa mobil kami dibakar, mungkin bukan hanya mobil yang terbakar, tapi rumah yang menjadi tempat tinggal kami bisa turut terbakar, bahkan kami pun akan terbakar.
Atas aksi teror tersebut, pukul 17.17 WIB, T.M Kurniawan beserta istri dan tim YLBH-KI Aceh Barat melaporkan hal tersebut ke Polres Aceh Barat dengan surat tanda penerimaan laporan Nomor :STTLP/60/IV/2025/SPKT/POLRES ACEH BARAT/POLDA ACEH.
“Kita sudah melaporkan prihal peneroran tersebut ke Polres Aceh Barat tadi sore, semoga teror ini dapat diusut tuntas dalang dan pelakunya,” tuturnya.(TTM)